Tips and Trick Menjaga Ginjal Tetap Sehat

February 18, 2016
Author : Integra


ID-100110100

Ginjal mengemban tugas berat dalam tubuh, namun terkadang kurang mendapatklan perhatian. Padahal, mudah untuk memelihara kesehatan ginjal karena hanya butuh kedisiplinan dalam menjalani pola hidup sehat serta melengkapinya dengan pemeriksaan laboratorium berkala.

Tubuh yang sehat menjadi idaman semua orang. Dengan tubuh yang sehat, semua aktivitas dapat dijalankan dengan baik. Ginjal merupakan salah satu organ vital bagi tubuh, kerusakan ginjal akan menyebabkan turunnya kualitas kesehatan secara menyeluruh.

Memelihara kesehatan ginjal sebelum munculnya gangguan ginjal patut dilakukan. Penmyakit ginjal diibaratkan sebagai “silent disease” karena pada awal penyakit tidak bergejala. Ibarat buah apel yang telah busuk di dalam, tampak segar dari luar. Itulah pentingnya melakukan skrining secara rutin tanpa menunggu datangnya keluhan.

Cara pintar menjaga ginjal

  1. Olahraga secara teratur

Jangan malas berolahraga. Jalan kaki 4-5 kali seminggu cukup untuk membantu mnejaga kesehatan jantung yang juga baik untuk ginjal Anda.

  1. Kendalikan berat badan

Dari suatu penelitian yang dimuat dalam jurnal American Society of Nephrology tahun 2006, diketahui bahwa kegemukan meningkatkan risiko penyakit ginjal. Seseorang yang memiliki Indeks Masa Tubuh (IMT) > 30 berisiko mengalami penyakit ginjal sebesr 3-4 kali lipat, sedangkan mereka yang memiliki IMT > 25 berisiko mengalami penyakit ginjal sebesar 2 kali lipat.

  1. Menjaga pola makan minum yang sehat

Hindari minuman soda. Hindari makanan olahan/awetan, batasi garam, ganti daging tanpa lemak. Minum sedikitnya 6-8 gelas air putih sehari atau minimal 2 liter.

  1. Rutin melakukan pemeriksaan laboratorium setiap tahun

Lakukan pemeriksaan Cystatin C setahun sekali untuk mengetahui apakah laju penyaringan oleh ginjal kita masih baik. Lakukan pemeriksaan Albumin urin Kuantitatif (AUK) untuk mengetahui apabila terdapat kebocoran protein (albumin) dalam urin, karena secara normal protein tidak dibuang bersama urin. Lakukan tekanan darah secara teratur, karena tekanan darah tinggi meningkatkan risiko penyakit ginjal.

  1. Pahami tentang penyakit ginjal

Banyak orang yang tidak terlalu peduli dengan kesehatan ginjalnya, tahu-tahu divonis harus melakukan cuci darah. Pada keadaan itu, barulah baik penderita maupun keluarga sibuk mencari-cari informasi mengenai penyakit ini dan berusaha setengah mati untuk tidak melakukan cuci darah tersebut. Apabila sudah divonis cuci darah, maka tidak ada tindakan lain.

  1. Ketahui riwayat kesehatan dalam keluarga

Riwayat penyakit seperti diabetes, hipertensi dan penyakit ginjal yang dialami orang tua menyebabkan anak cenderung mengalami hal yang sama disbanding mereka yang berasal dari keluarga tanpa riwayat penyakit tersebut, sehingga harus lebih berhati-hati.

  1. Berhenti merokok dan minum alkohol

Hasil studi American Physiological Society tahun 2007 menyimpulkan bahwa nikotin merupakan faktor risiko keparahan penyakit ginjal. Hasil penelitian yang dimuat pada jurnal Evid Based Nurs 2007 menyimpulkan bahwa kombinasi antara merokok dan minum alcohol menyebabkan meningkatnya risiko penyakit ginjal kronik.

  1. Stop konsumsi obat pereda nyeri

Jika Anda tidak terlalu memerlukannya, hindari mengkonsumsi obat pereda nyeri, juga obat-obatan jenis nonsteroid atau NSAID

  1. Segera berobat ke dokter jika saat ini Anda diduga mengalami penyakit ginjal

Jangan tunda pengobatan, turuti nasihat dokter agar penyakit ginal tidak semakin parah.