Kandungan Positif Bawang Merah Bagi Kesehatan

April 5, 2016
Author : Integra


bawang merah

 

Bawang merah kerap kita temukan di mana saja. Sebagai orang Indonesia, mencari ketersediaan bawang merah bukanlah perkara sulit. Ternyata Anda  dapat memanfaatkan kandungan-kandungan positif dari bawang merah untuk kesehatan tubuh Anda.

Anda tidak perlu mencari bahan-bahan sulit untuk menjaga kesehatan tubuh Anda jika Anda dapat memanfaatkan dengan optimal bahan-bahan yang ada di sekitar Anda. Sayangnya banyak yang tidak terlalu suka mengkonsumsi bawang merah dengan berbagai alasan. Salah satunya karena takut mulutnya menjadi bau, atau karena memang tidak suka dengan rasanya. Tapi cobalah dilihat beberapa kandungan bawang merah yang bagus untuk tubuh Anda berikut ini.

Beberapa Kandungan Bawang Merah

Berdasarkan hasil penelitian, bawang merah memiliki beberapa kandungan penting yang jarang ada di sayuran atau bahan makanan lainnya. Kandungan-kandungan tersebut berperan untuk mempromosikan kesehatan tubuh yang lebih baik. Beberapa diantaranya adalah :

Quercetin

Bawang merah memiliki kandungan bernama quercetin yang bersifat antioksidan, anti-jamur, dan juga anti-inflamasi. Dengan adanya kandungan tersebut, bawang merah dipercaya bisa membantu mencegah terjadinya kanker. Selain itu, quercetin juga dinilai ampuh dalam menyembuhkan demam atau flu.

Allicin

Selain quercetin, terdapat juga kandungan allicin yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Menurut penelitian, mengonsumsi bawang merah secara rutin diketahui bisa membantu menurunkan dan menjaga tekanan darah di titik normal. Selain itu, Allicin yang terkandung di dalamnya juga mampu membantu mengatasi ketombe.

Organosulphur

Studi menunjukkan bahwa bawang merah mengandung organosulphur yang tinggi, yaitu senyawa sulfur yang secara efektif dapat membantu mengatasi kanker lambung dan kanker prostat. Senyawa ini bisa menciptakan lapisan pelindung ketika tubuh bergerilya melawan kanker di kelenjar perut dan prostat.

Onionin A

Bumbu dapur yang sering dilibatkan dalam bermacam-macam masakan Indonesia ini diketahui juga mengandung Onionin A. Senyawa ini cukup efektif untuk mengurangi peradangan dan rasa sakit yang disebabkan oleh berbagai penyakit. Adanya Onionin A diyakini mampu mengurangi rasa sakit baik itu permanen maupun sementara. Mengonsumsi bawang merah secara rutin juga akan membantu mengatasi alergi, asma, dan arthritis (radang sendi).

Maka dari itu, ada baiknya bagi Anda yang tidak suka bawang merah mulai mempertimbangkan kembali untuk mencobanya. Untuk tahap awal, Anda bisa melibatkannya pada masakan favorit Anda, misalnya sate ayam. Umumnya sate ayam juga disertakan irisan bawang merah sebagai pelengkap. Anda juga bisa melibatkannya ke makanan-makanan lainnya.